Miris! Anak disewakan untuk mengemis dan mengamen


anak disewakan untuk mengemis dan mengamen

Sejumlah bayi dan balita disewakan oleh orangtuanya untuk mengemis dan ikut jadi joki 3 in 1 di wilayah Jakarta Selatan. Hal itu diketahui usai polisi menangkap dua joki 3 in 1 yang membawa anak dan kemudian mengaku anak yang mereka bawa merupakan sewaan pada Rabu (23/3/2016).

Kedua joki itu, yakni I alias Tia alias Mama Wiwit (35) dan NH (43). Keduanya mengaku menyewa anak yang mereka bawa seharga Rp 200.000. Setelah mendapati fakta itu, Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan mengadakan razia dan menangkapi para pengemis di beberapa titik di Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2016).

Hasilnya polisi menangkap 8 orang dewasa dan dari mereka diamankan sebanyak 17 anak yang 4 diantaranya masih dibawah usia 1 tahun. Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat, mengatakan, kini pihaknya sedang melakukan pengecekan terhadap 8 orang dewasa itu.

“Kami mau tahu apakah anak-anak yang mereka pakai mengemis itu benar anaknya atau bukan,” kata Wahyu kepada wartawan, termasuk Wartakotalive.com saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (24/3/2016) petang.

Bahkan pihaknya akan melakukan tes DNA untuk mengetahui bahwa anak-anak itu benar anak mereka. Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi lekas menengok anak-anak itu setelah diberitahu adanya temuan ini.


Pria yang akrab disapa Kak Seto ini pun lekas menemui beberapa anak yang sudah bisa diajak bicara di ruang penyidik. Kak Seto kelihatan banyak tersenyum ketika berbicara dengan seorang anak kecil yang memakai jaket.

“Tadi saya bicara dengan salah satu anak dan dia mengakui bahwa orang yang membawanya di jalan itu bukan Ibu kandungnya,” kata Kak Seto kepada wartawan.

Menurut Kak Seto, anak yang Ia ajak bicara itu mengaku Ia diserahkan oleh ibu kandungnya ke orang yang membawanya itu. Nantinya, kata Kak Seto, anak-anak itu akan dirawat sementara di Dinas Sosial DKI Jakarta. “Kami akan koordinasi segera,” kata Kak Seto.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Audie Latuheru, mengatakan, pihaknya tetap akan menjerat para orangtua yang membawa anaknya ke jalan. “Itu kan tetap bisa dikenai pidana mengeksploitasi anak,” kata Audie.

Sementara itu, 2 orang yang jadi tersangka akan dikenakan Pasal 2 UU No 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Lalu Pasal 76B, 76C, 76F, dan 76 Jo pasal 80 ayat 1 dan pasal 83 dan pasal 88 UU No 35 Tahun 2014. Ancaman maksimal 2 orang tersangka itu, yakni maksimal 15 tahun penjara.

[YH – Yangheboh.com /Tribunnews, Youtube]

Bantu kami, klik tanda ini:

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah
Gasuka Gasuka
0
Gasuka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
BodoAmat BodoAmat
0
BodoAmat
Keren Keren
0
Keren
Nokomen Nokomen
0
Nokomen

Miris! Anak disewakan untuk mengemis dan mengamen