Viral

Ternyata shaf paling depan Aksi Bela Islam III dikosongkan untuk ‘mujahid’ Ciamis

Shaf depan untuk mujahid dari Ciamis

Hari ini, tepatnya 2 Desember 2016 umat Islam dari seluruh Indonesia kembali melakukan aksi super damai ‘Aksi Bela Islam Jilid III’.

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF-MUI), Ustaz Zaitun Rasmin mengimbau kepada massa Aksi Bela Islam III mematuhi sesuai agenda yang ditentukan. Dia menegaskan, Aksi Bela Islam III hanya berpusat di Monas.

Dikutip dari Republika, dia menyatakan, aksi di luar Monas bukan bagian dari Aksi Bela Islam III, kecuali Monas tidak dapat menampung massa aksi. Dengan begitu, lanjutnya, aksi ini dapat berjalan kondusif. Menurutnya, persiapan aksi sudah 100 persen.

Zaitun juga mengapresiasi kinerja dari aparat keamanan. Dia berharap penegak hukum segera menahan tersangka penistaan agama Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. “Kami berharap dengan semakin yakin ada pelanggaran pidana segera ditahan,” kata Zaitun.

Jika kita perhatikan Aksi Bela Islam II 4 November lalu, shaf paling depan sudah terisi dengan penuh. Shaf tersebut bahkan sudah penuh terisi sebelum kegiatan Shalat jumat digelar.

Namun pada Aksi Bela Islam III ini, hal tersebut tak terjadi. Dikutip dari InspiraData, shaf paling depan di lokasi Aksi Bela Islam III memang sengaja dikosongkan.

Tempat itu (shaf paling depan) khusus disediakan untuk peserta Aksi Bela Islam III asal Ciamis.

Seperti kita ketahui, kafilah Ciamis pergi ke Jakarta dengan berjalan kaki. Jalan kaki dilakukan, karena perusahaan jasa transportasi terkendala untuk mengantarkan kafilah tersebut. [YH – YangHeboh.com]


Kamu juga harus baca ini:


TERHEBOH MINGGU INI

To Top