Di Balik Kelucuan ‘Daging Anjing, Sayur Kol’ yang Lagi Viral


0
113 shares
Di Balik Kelucuan “Daging Anjing, Sayur Kol” yang Lagi Viral

Yuk stop animal abuse!

Belakangan ini telinga kita sering mendengar tentang lagu “makan daging anjing dengan sayur kol.” Emang video itu langsung viral seketika karena seorang anak menyanyikan lagu lucu tersebut dengan penuh semangat.

Di balik lagu itu, lo tau nggak kalo sebenernya anjing-anjing banyak yang diperdagangkan secara liar buat dikonsumsi dagingnya? Di halaman resmi ACPA Group, diceritakan mengenai proses perdagangan anjing secara ilegal dari proses pencarian anjing sampai ke rumah pejagalan.

ACPA Group (Asia Canine Protection Alliance) merupakan aliansi organisasi perlindungan hewan internasional yang terbentuk dari Animals Asia, Change For Animals Foundation, Humane Society International, dan Soi Dog Foundation. ACPA berkomitmen untuk mengakhiri perdagangan dan permintaan anjing untuk konsumsi manusia di Asia, khususnya Thailand, Laos, Kamboja, dan Vietnam.

ACPA menjelaskan proses perdagangan daging anjing secara jelas. Anjing-anjing untuk perdagangan liar banyak berasal dari anjing liar yang berada di jalanan, peternakan, hingga pencurian anjing peliharaan.

Mereka menangkap anjing-anjing tersebut dengan cara yang sangat kasar. Leher atau kaki anjing-anjing tersebut dijepit menggunakan penjepit besi. Setelah itu, mereka diseret paksa menuju truk-truk untuk segera dikirim.


Setelah berada di dalam truk, mereka diletakkan di kandang-kandang yang sangat sempit. Di truk itu mereka dibiarkan tanpa makanan, air, dan istirahat yang cukup. Banyak anjing-anjing yang menderita penyakit dan luka akibat penanganan yang kasar tadi. Tak sedikit juga anjing yang mati jauh sebelum sampai ke tempat tujuan akibat lemas, dehidrasi, dan stroke jantung.

Anjing-anjing Bisa Dipukul

Perjalanan anjing-anjing malang tersebut berakhir di rumah pejagalan, pasar, mau pun restoran. Metode pejagalan bisa berbeda-beda, tergantung tiap tempat. Anjing-anjing itu bisa dipukul menggunakan pipa besi yang berat, digorok lehernya, ataupun menusuk dada mereka dengan pisau besar.

Di Instagram, @gardasatwaindonesia me-regram video dari @researchedfacts yang menunjukkan proses penyiksaan anjing. Dalam video tersebut terlihat anjing-anjing diseret secara paksa, dicekik, ditenggelamkan ke dalam air panas, dipukul kepalanya, dibakar, dan banyak metode lainnya.

Ada sebuah perkataan yang menyebutkan kalo membunuh anjing, darahnya jangan sampai keluar. Nanti nggak enak. Pemikiran inilah yang membuat anjing-anjing tersebut dibunuh dengan cara-cara yang sangat tidak berperikemanusiaan.

Memang tidak ada peraturan resmi yang melarang untuk mengonsumsi daging anjing, tetapi masih banyak kok bahan makanan selain anjing. Kalo pun emang benar-benar mau mengonsumsi daging anjing, kan bisa nggak pakai cara yang kasar. Lebih baik lagi kalo anjing nggak untuk dikonsumsi, tapi dijadikan hewan peliharaan. Yuk stop animal abuse! (Artikel Asli)


What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah
Gasuka Gasuka
0
Gasuka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Keren Keren
0
Keren
Nokomen Nokomen
0
Nokomen

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.