Ada Fakta ‘Mulia’ di Balik Rumitnya Nama Lembaga BP3APK2BPMPD


0
9 shares
Ada Fakta 'Mulia' di Balik Rumitnya Nama Lembaga BP3APK2BPMPD
Lembaga bernama BP3APK2BPMPD (Instagram Ridwan Kamil)

Arti dari BP3APK2BPMPD

Belum lama ini media sosial dihebohkan dengan unggahan yang menampilkan foto sebuah lembaga pemerintah daerah bernama Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Kependudukan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BP3APK2BPMPD).

Beberapa orang sempat bertanya-tanya mengenai eksistensi lembaga di Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat ini karena namanya yang begitu panjang.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pemkab Pangandaran, Dani Hamdani mengatakan bahwa lembaga BP3APK2BPMPD ini benar-benar ada. Menurut Dani, foto yang beredar itu bukan foto editan.

“Dulu gabungan antara Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, terus BPMPD,” ujar Dani saat dihubungi Kompas.com pada Kamis (13/12/2018).

Adapun kantor lembaga ini beralamat di Blok Bedeng Nomor 42 Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Menurut Dani, kantor BP3APK2BPMPD ini hanya ada di Pangandaran, Jawa Barat saja.

Dani mengungkapkan, lembaga BP3APK2BPMPD ini mulai dibentuk sejak 2014. Namun, kemudian lembaga itu dibagi menjadi dua lembaga kedinasan untuk memudahkan pembagian tugas.


“Pada akhir tahun 2016, itu kan dia dipecah menjadi dua. BPMPD digabung menjadi Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), dan sisanya seperti Keluarga Berencana (KB), Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak dijadikan satu Dinas KBP3A (Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak),” ujar Dani.

Tak hanya itu, Kepala BP3APK2BPMPD Syaifullah pun saat ini sudah berganti posisi. Dia kini menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Pangandaran.

“Pekerja di BP3APK2BPMPD dulunya sedikit, sekitar 17 orang saja. Setelah dibagi menjadi dua lembaga, ya jadi tambah banyak pekerjanya dengan tugas yang dijalankan masing-masing dinas,” ujar Dani.

Sementara, tugas yang mereka jalankan tetap sama, yakni melayani masyarakat dalam bidang pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, keluarga berencana, dan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa. (Artikel Asli)

What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah
Gasuka Gasuka
0
Gasuka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Keren Keren
0
Keren
Nokomen Nokomen
0
Nokomen

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.