Heboh Uang Panaik 130 Juta, 1 Kg Emas dan 1 Ton Beras, Ini Faktanya!


0
12 shares
Heboh-Uang-Panaik-130-Juta,-1-Kg-Emas-dan-1-Ton-Beras
Pernikahan Muhammad Ikbal dan Firda Fitria heboh di Jeneponto ketika Uang Panaik di upload di media sosial Facebook dengan caption 'uang panai 130 juta + emas 100 gram + beras 1 ton dan masih banyak cukcok" lainnya alamat Jeneponto balang pasui.

Pernikahan Muhammad Ikbal dan Firda Fitria heboh di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Bukan karena apa, pernikahan pasangan sejoli ini sontak menjadi perbincangan ketika Uang Panaik di upload di media sosial Facebook.

Akun facebook @Daeng Sila Rika memposting jumlah Uang Panaik tersebut dengan caption ‘uang panai 130 juta + emas 100 gram + beras 1 ton dan masih banyak cukcok” lainnya alamat Jeneponto balang pasui.

Sontak postingan itu mendapat banyak tanggapan dari netizen perihal Uang Panaik tersebut. Ada yang mempertanyakan jumlah uang panai yang begitu banyak dan ada juga yang menganggap itu biasa saja.

TribunJeneponto.com, mencari tahu perihal kebenaran postingan itu kerumah mempelai wanita Firda Fitria di Lingkungan Balang Pasui, Kelurahan Tolo Utara, Kecamatan Kelara, Jeneponto, Kamis (20/12/2018).

Dari penelusuran tersebut didapati jika uang naik 130 Juta, emas 100 gram dan beras satu ton banar adanya. Hal itu diungkapkan ayah Fitria, Haji Saparuddin, yang ditemui TribunJeneponto di kediamannya.

Untuk Tabungan Anaknya

Haji Saparuddin mengungkapkan uang panaik itu bukan sebagai ajang gengsi atau pamer melainkan sebagai tabungan untuk anaknya dalam membangun rumah tangga.


 

“Jadi uang panaik ini kita gunakan sebagai tabungan Fitria dan Ikbal, bukan untuk foya-foya dalam resepsi pernikahan,” ungkap Saparuddin.

“Walaupun ada kita gunakan dalam resepsi tidak seberapaji, karena kita pikir nanti anak kita mau berumah tangga,” jelasnya.

Diketahui Muhammad Ikbal dan Firda Fitri melangsungkan pernikahan pada hari Rabu (19/12/2018). Ayah Firda Fitria, Haji Saparuddin merupakan penjual emas di salah satu pasar di Palu Sulawesi Tengah begitupun orang tua dari Muhammad Ikbal.

“Bapaknya Ikbal dengan saya (Saparuddin) sama-samaka jual emas di Palu, kita keJeneponto ini hanya menikahkan anak, lalu kami berencana ke Palu lagi,” tutur Saparuddin.

“Kemudian saya dan orang tua Ikbal juga keluargaji, sepupu dua kali, karena nenekku dan neneknya Ikbal saudaraji,” jelasnya.

Menurut Saparuddin permintaan uang panaik sebanyak itu atas kesanggupan keluarga mempelai pria untuk memenuhi jumlah uang panaik beserta erang-erangnya.

Di Lingkungan Balang Pasui, rumah Ikbal dan Fitria tidak begitu jauh hanya berjarak sekitar 300 meter. (Artikel Asli)


What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah
Gasuka Gasuka
0
Gasuka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Keren Keren
0
Keren
Nokomen Nokomen
0
Nokomen

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.