Gara-gara Wajahnya Mirip Ayah Kandungnya, Balita ini Dianiaya Ayah Tirinya


0
204 shares
Gara-gara Wajahnya Mirip Ayah Kandungnya, Balita ini Dianiaya Ayah Tirinya
Foto: Keepo

Seorang ayah tiri tega menganiaya anak angkatnya dengan alasan yang tak masuk akal. Sang ayah mengaku kesal melihat wajah anak angkatnya itu karena mirip dengan ayah kandungnya hasil pernikahan istrinya dengan suami sebelumnya. Dia adalah Muhamad Loade (19) yang tega menyiksa Brilian Latuheru, bayi berumur 1 tahun 10 bulan.

Kronologis kejadian tesebut bermula ketika pelaku dengan istrinya, Ceny Latuheru, bertengkar hebat hingga membuat Brilian menangis. Kesal dengan anak angkatnya yang menangis, Loade langsung melayangkan pukulan keras ke mulut Brilian hingga berdarah.

Pelaku penganiayaan balita umur 1 tahun 10 bulan via Tribun.co.id

Peristiwa ini terjadi pada Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 9 malam dikediaman korban di Klabat, Kelurahan Sagerat Weru Dua, Kecamatan Matuari, Kota Bitung. Si pelaku diketahui adalah warga Girian Bawah dan korban merupakan warga Kelurahan Sagerat, Kota Bitung.

Ceny pun tak tinggal diam dengan perlakukan suaminya. Ia melaporkan kejadian itu ke Polsek Matuari agar kekerasan yang dialami anaknya segera ditindak lanjuti. Laporan ini telah dikonfirmasi dan membenarkan atas kejadian ini oleh Ferry Manoppo, Kapolsek Matuari Kompol.

“Yah benar, pelaku pada saat itu juga langsung kami amankan dan dibawa ke Mapolsek Matuari guna penyelidikan lebih lanjut.” ungkap Manoppo.

Balita di aniaya ayah tirinya via Tribun.co.id
Balita di aniaya ayah tirinya via Tribun.co.id

Jull Takaliuang, Ketua Komisi Perlindungan Anak Sulawesi Utara juga telah menangani kasus kekerasan terhadap Brilian. Istri pelaku diketahui hanya bisa bergantung kepada tersangka karena kondisi ekonomi keluarganya yang sulit.


Tulang Rahang Patah dan Sampai Gusinya Robek

Menyikapi hal ini, Jull mengatakan perlu adanya pihak Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau P2AP. Ia menegaskan bahwa kewajiban negara adalah menyelamatkan anak, apalagi dengan kondisi keluarga tidak mampu. Jull pun meminta pemerintah Kota Bitung untuk memberikan perhatian terhadap bocah malang ini.

“Terkait dengan pelaku yang keberadaannya memiliki hubungan dekat korban, sesuai dengan hukum yaitu UU Nomor 35 tahun 2014, di mana pelaku harus menerima hukuman pemberatan yaitu ditambah sepertiga karena orang dewasa sampai menganiaya dan memiliki hubungan dekat dengan korban,” jelasnya.

Rahang dan gusi Brilian terlihat bengkak saat dirawat di rumah sakit via Tribun.co.id
Rahang dan gusi Brilian terlihat bengkak saat dirawat di rumah sakit via Tribun.co.id

Sementara balita malang ini telah dilarikan ke RSUD. Penganiayaan yang dilakukan oleh Loade menyebabkan balita tersebut mengalami patah pada tulang rahang, gusi robek yang menyebabkan darah keluar dari mulutnya. Selain itu, Jull mengharapkan hukum harus ditegakkan terhadap pelaku kejahatan anak ini.

“Korban sudah kami bawa ke Rumah Sakit untuk di visum, dan itu akan menjadi dasar juga dalam penyelidikan. Untuk pelaku sendiri dikenakan pasal perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.” tutup Ferry Manoppo.

Cepat sembuh ya dedek Brilian. Semoga dengan terjadinya kasus ini tidak ada lagi Brilian-brilian yang lainnya. Selain itu, tindak kekerasan kepada anak seperti ini memang harus benar-benar diperhatikan dan diusut tuntas oleh pihak yang berwajib. (Artikel Asli)


What's Your Reaction?

Sedih Sedih
0
Sedih
Muntah Muntah
0
Muntah
Marah Marah
0
Marah
Gasuka Gasuka
0
Gasuka
Suka Suka
0
Suka
Ngakak Ngakak
0
Ngakak
Keren Keren
0
Keren
Nokomen Nokomen
0
Nokomen

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.